NewsRUU Sisdiknas: Komisi X Ingin Sejarah dan Sastra Masuk Mapel Wajib

RUU Sisdiknas: Komisi X Ingin Sejarah dan Sastra Masuk Mapel Wajib

LINGKARPENDIDIKAN.COM – Jakarta – Revisi Undang-Undang No 20 Tahun tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) sedang berjalan. Komisi X mengusulkan sejarah dan sastra jadi mata pelajaran wajib di sekolah.
“Saya mengusulkan mata pelajaran Sejarah dan Sastra itu menjadi wajib. Karena untuk meningkatkan gairah membaca dan meningkatkan kapasitas imajinasi berpikir, sekaligus kesadaran kognitif itu dari baca, dan baca itu melalui sastra, itu penting,” kata Anggota Komisi X DPR RI Bonnie Triyana dalam keterangan tertulis yang diterima Selasa (12/8/2025), ditulis Rabu (13/8/2025).

Usulan Bonnie itu menangkap fenomena pola generasi muda dalam mengonsumsi media sosial. Ia menyoroti maraknya fenomena brain rot atau kondisi ketika kesadaran kognitif tidak lagi berkembang maksimal.

“Ada fenomena namanya brain rot, atau lama-lama kesadaran kognitif itu tidak bisa lagi maksimal. Karena kebiasaan menerima konten-konten yang macam-macam, yang sebetulnya cuma memuaskan dahaga emosinya saja,” imbuh Bonnie.

Usulan Bonnie ini merupakan bagian dari komitmen Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di Komisi X DPR RI untuk memperjuangkan sistem pendidikan nasional yang tidak hanya menekankan capaian akademis, tetapi juga membentuk karakter dan daya pikir generasi penerus bangsa.

Adapun dalam UU yang lama, pelajaran wajib ada di Pasal 37, namun pada RUU Sisdiknas yang tengah digodok DPR bersama Pemerintah, pada pasal baru sekalipun isinya tetap tidak mencantumkan sejarah dan sastra sebagai pelajaran wajib di sekolah. Untuk itu Bonnie mendorong agar dua pelajaran ini masuk sebagai pelajaran wajib.

“Kami juga sedang ada Panja Sisdiknas. Saya termasuk di dalamnya bersama rekan-rekan di Komisi X. Saya juga mengusulkan kalau perlu, dan semoga pimpinan juga setuju, mata pelajaran Sejarah dan Sastra itu menjadi wajib. Karena untuk meningkatkan gairah membaca dan meningkatkan kapasitas imajinasi berpikir,” paparnya.

Munculkan Program Wajib Baca Buku

Bonnie pun menyinggung data di mana pada tahun 2025, Indonesia memiliki sekitar 212 juta penduduk dengan 74,6% di antaranya adalah pengguna internet dan 143 juta atau 50,2% merupakan pengguna media sosial aktif. Dari jumlah tersebut, 34% adalah Gen Z dan 30,62% merupakan generasi milenial yang aktif bermedia sosial.

“Kita menghadapi persoalan ini. Jadi, kita bicara soal tingkat literasi, kita bicara soal tingkat numerasi, sementara penguatan fundamental kognitifnya itu nggak terjadi. Salah satu solusinya tentu baca,” ucap Bonnie.

Bonnie juga menyoroti tingkat literasi membaca di Indonesia yang rendah di mana hal ini ditunjukkan dengan berbagai fenomena adanya siswa sekolah lanjut yang belum bisa membaca tulis dengan lancar. Hal ini seperti menegaskan hasil temuan UNESCO yang menyebut bahwa hanya sekitar 0,001% atau satu dari seribu orang Indonesia yang memiliki minat baca.

Dalam rapat Komisi X DPR bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti beberapa waktu lalu, ada juga laporan soal siswa kelas siswa-siswa kelas 1-2 SMP di Serang, Banten yang belum bisa baca-tulis. Bahkan masih banyak siswa SMP di Kota Serang yang kesulitan menulis kata ‘Indonesia Raya’.

Temuan serupa juga terjadi di Buleleng, Bali. Berdasarkan informasi, ratusan siswa di wilayah tersebut tak bisa membaca dengan lancar. Dari 34.062 siswa di Buleleng, sebanyak 155 siswa dinyatakan termasuk dalam kategori tidak bisa membaca (TBM). Sementara 208 siswa siswa termasuk dalam kategori tidak lancar membaca (TLM).

Untuk itu, Bonnie menggarisbawahi pentingya kembali menghidupkan budaya membaca, seperti yang dilakukan di beberapa negara maju. Ia menjelaskan beberapa negara sudah membatasi akses media sosial untuk anak hingga memiliki program wajib membaca buku.

“Saya sebetulnya ingin mengusulkan seperti di negara Skandinavia itu kebiasaan untuk baca buku itu sekarang jadi mainstream lagi. Di Australia kita tahu penggunaan medsos dibatasi untuk usia dini dan peningkat remaja,” ucap Bonnie.

Anggota komisi pendidikan DPR itu menilai Indonesia bisa mencontoh beberapa negara maju untuk meningkatkan literasi anak, khususnya pada minat baca. Menurut Bonnie, diperlukan bentuk intervensi agar anak-anak bisa lebih mencintai buku sebagaimana program ini berhasil di era generasi sebelumnya.

“Di Skandinavia, anak muda, siswa sekolah wajib baca buku lagi sebagaimana generasi kita dulu. Di kita sekarang tidak lagi, dan budaya ini yang harus dikembalikan dengan berbagai pendekatan,” sebut Legislator dari Dapil Banten I itu.

Sebagai tindak lanjut, Bonnie juga mendorong Perpustakaan Nasional agar lebih proaktif dalam menyelesaikan persoalan literasi, tidak sekadar menjalankan program yang bersifat simbolis.

“Perpustakaan Nasional ini harus proaktif, melakukan langkah-langkah yang sekiranya meningkatkan minat baca, harus bisa mencari celah persoalan ini, menyelesaikannya yang lebih mendasar lagi,” ungkap Bonnie.(Red)

Bagikan Artikel

ARTIKEL LAINNYA

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

INFO PENDIDIKAN

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

TOP NEWS

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

SEKOLAH KITA

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

Top News

BERITA PILIHAN

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN)...

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan...

Disdik Jabar Perkuat Penjaminan Mutu Soal TKA Jenjang SD dan SMP

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat...

Dedi Mulyadi Dorong Metode Gasing untuk Bikin Pembelajaran Matematika Lebih Gampang dan Menyenangkan

SUBANG | LINGKAR PENDIDIKAN.COM | Pembelajaran matematika di sekolah...