NewsNiat Baik Berujung Masalah, Penambahan Rombel di Jabar Dipersoalkan Hukum

Niat Baik Berujung Masalah, Penambahan Rombel di Jabar Dipersoalkan Hukum

BANDUNG – LINGKARPENDIDIKAN.COM – Kebijakan baru yang dikeluarkan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi kini menimbulkan polemik panjang. Keputusannya menambah rombongan belajar (rombel) jenjang SMA dan SMK dari 36 siswa menjadi 50 siswa per kelasnya, kini malah berujung gugatan di pengadilan.

Kebijakan yang dimaksud sudah tertuang dalam Keputusan Gubernur Jabar Nomor 463.1/Kep.323-Disdik/2025 tertanggal 26 Juni 2025. Sejak awal disahkan, regulasi ini memang sudah menimbulkan pertentangan, terutama dari kalangan sekolah swasta.

Hingga akhirnya, 8 organisasi sekolah swasta menggugat Dedi Mulyadi ke Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Bandung. Gugatannya pun sudah teregister dengan nomor 121/G/2025/PTUN.BDG.

Adapun ke-8 organisasi itu Adalah Forum Kepala Sekolah SMA Swasta Jabar, Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kabupaten Bandung, Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kabupaten Cianjur dan Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Bogor. Kemudian Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kabupaten Garut, Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Cirebon, Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kabupaten Kuningan serta Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Sukabumi.

Saat ini, berkas gugatan tersebut sudah masuk tahap pemeriksaan. Hakim PTUN Bandung sudah menentukan jadwal persidangan atas perkara tersebut.

“Gugatannya ini diajukan tertanggal 31 Juli 2025, dan oleh ketua pengadilan telah ditetapkan majelisnya yang akan memeriksa perkara tersebut dan majelis hakim yang ditugaskan untuk mengadili perkara tersebut telah menetapkan jadwal persidangan,” kata Humas PTUN Bandung Enrico Simanjuntak, Rabu (6/8/2025).

“Jadi dalam pemeriksaan persiapan ini nanti formalitas gugatan dari pihak penggugat akan dimatangkan oleh majelis hakim, kemudian majelis hakim juga biasanya akan meminta informasi atau data-data terkait dengan adanya objek sengketa ini,” tuturnya menambahkan.

Jika tak ada perubahan, jangka waktu pemeriksaan akan dilakukan selama 30 hari ke depan. Nantinya, apabila gugatannya diterima, maka prosesnya bisa dilanjutkan ke tahap persidangan.

“Pemeriksaan persiapan ini jangka waktunya sekitar 30 hari, dan setelah pemeriksaan persiapan nanti akan dilanjutkan dalam tahap pembacaan gugatan. Setelah pembacaan gugatan nanti ada jawaban,” bebernya.

“Setelah jawaban nanti ada replik, duplik, pembuktian. Pembuktian dimulai dari bukti surat, bukti elektronik, menghadirkan saksi, ahli, dan, alat bukti lainnya yang terkait. Setelah pembuktian nanti kesimpulan, baru setelah kesimpulan dilanjutkan dengan tahap akhir yaitu putusan,” tuturnya.

Pemprov Jabar pun buka suara atas gugatan itu. Pemprov menanggapinya dengan santai dan menghormati gugatan yang telah diajukan.

“Tidak apa-apa, kita kan negara demokrasi, kita negara hukum. Jadi, semua warga negara punya hak yang sama untuk mendapatkan keadilan hukum. Dan tentu salah satunya melalui gugatan ke PTUN. Kami hormati dan tentu kami persiapkan untuk menghadapi gugatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” ujar Sekda Jabar Herman Suryatman, Rabu (6/8/2025).

Herman menyebut pihaknya akan membuktikan bahwa kebijakan Gubernur Jabar telah disusun dengan dasar yang kuat, baik secara hukum maupun sosial. Ia menyebutkan, sebelum kebijakan ditetapkan, telah dilakukan kajian mendalam dari berbagai aspek.

“Ya memastikan bahwa kebijakan yang ditetapkan Pak Gubernur memiliki landasan hukum baik dari sisi filosofis, dari sisi yuridis, dari sisi sosiologis, dan insyaallah kami yakinkan akuntabel,” katanya.

“Karena sebelum kebijakan itu ditetapkan terkait dengan pencegahan anak sekolah, kami melakukan kajian yang mendalam dari sisi yuridis, dari sisi filosofis tadi dan dari sisi sosiologis, dan tentu nanti kita akan sampaikan di PTUN,” tambah Herman.

Secara garis besar, kebijakan publik yang dibuat Pemprov Jabar telah mengikuti prinsip-prinsip penyusunan kebijakan yang benar, termasuk formulasi, implementasi, dan evaluasi. Karena itu, Pemprov akan tetap konsisten menjalankan kebijakan tersebut selama masih dianggap relevan.

“Ya, karena kami proses sesuai dengan kaidah-kaidah dalam kebijakan publik. Kan kebijakan publik itu ada tahap formulasi, ada tahap implementasi, dan ada tahap evaluasi. Nah, saat ini kan kita masuk di tahap implementasi sembari kami pun melakukan evaluasi,” ungkapnya.

“Kalau kebijakan itu kami pandang firm ya, karena kan dinamika ini terus berubah ya, tentu kami akan konsisten. Nah, kalaupun ada hal yang harus dilengkapi, saya kira enggak ada persoalan ya. Feedback atas suatu kebijakan,” tutup Herman.(Red)

Bagikan Artikel

ARTIKEL LAINNYA

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

INFO PENDIDIKAN

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

TOP NEWS

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

SEKOLAH KITA

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua memasukkan anak ke sekolah agar menjadi pintar. Sekarang, setelah anak masuk sekolah, orang tua memasukkannya...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Panca Sakti Bekasi menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Karawang menjadi momentum apresiasi bagi tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan pesantren....

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para atlet pencak silat SMAN 2 Karawang berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang Yosilat Championship 4...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang memperingati Dies Natalis ke-12 pada Sabtu (17/10/2026), bertempat di Aula 1 UBP Karawang. Mengusung tema...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan tindak lanjut terhadap rotasi kepala sekolah dan kebutuhan tenaga pendidik melalui forum rekonsiliasi Guru dan...

Top News

BERITA PILIHAN

Pendidikan Dulu dan Sekarang: Antara Mencari Ilmu, Mengejar Nilai, dan Tekanan Ujian

Oleh: Agus Setiawan ( Praktisi Pendidikan ) Dahulu, orang tua...

Mahasiswa Magister PAUD Panca Sakti Bekasi Gelar PKM, Kenalkan Aplikasi TUMBUH ke Guru PAUD Karawang

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan...

Hari Santri 2026 di Karawang, Kompol H. Satori Dapat Apresiasi atas Kontribusi untuk Pesantren

KARAWANG, | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Peringatan Hari Santri Nasional (HSN)...

SMAN 2 Karawang Raih 11 Medali di Yosilat Championship 4 Tahun 2026

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | SMAN 2 Karawang — Para...

Dies Natalis ke-12 UBP Karawang Digelar 17 Oktober 2026, Usung Tema Melangkah Bersama

KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...

Rekonsiliasi GTK Jadi Langkah Disdik Jabar Atur Kebutuhan Guru

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan Jawa Barat melakukan...

Disdik Jabar Perkuat Penjaminan Mutu Soal TKA Jenjang SD dan SMP

BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat...

Dedi Mulyadi Dorong Metode Gasing untuk Bikin Pembelajaran Matematika Lebih Gampang dan Menyenangkan

SUBANG | LINGKAR PENDIDIKAN.COM | Pembelajaran matematika di sekolah...