BANDUNG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) terus memperkuat kualitas asesmen pendidikan melalui kegiatan Penjaminan Mutu Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP.
Kegiatan tersebut digelar pada 5–9 Oktober 2026 di BBPMP Kampus Jayagiri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Sebanyak 128 peserta yang terdiri dari penulis soal, penjamin mutu, serta narasumber pusat terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian penting untuk memastikan setiap butir soal TKA mampu mengukur kompetensi peserta didik secara tepat dan sesuai dengan tujuan asesmen.
Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar, Deden Saepul Hidayat, saat membacakan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Jabar, menegaskan bahwa soal yang baik harus mampu mengukur kompetensi yang memang ingin diukur.
“Soal harus memiliki tingkat kesesuaian dengan kompetensi, karakteristik peserta didik, materi yang diujikan, serta mampu mendorong peserta didik untuk menggunakan kemampuan berpikirnya,” tutur Deden, Senin (5/10/2026).
Ia menambahkan, khusus untuk jenjang SD dan SMP, kualitas soal tidak hanya dilihat dari aspek substansi, tetapi juga konstruksi, penggunaan bahasa, keterbacaan, serta kesesuaiannya dengan tahap perkembangan peserta didik.
Sementara itu, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Rahmawati, menekankan pentingnya menghadirkan soal yang kontekstual dengan kehidupan peserta didik di daerah.
“Kalau Bapak/Ibu ingin soal lebih kontekstual, ini kesempatan untuk mengeluarkan gagasan dan kreativitas yang menceritakan apa yang sehari-hari dialami dan dirasakan bersama peserta didik,” ujarnya.
Menurutnya, TKA tidak semata-mata ditujukan untuk menghasilkan nilai. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi sumber informasi untuk memperkuat proses pembelajaran, melihat capaian peserta didik, mengidentifikasi kesenjangan mutu, sekaligus menentukan langkah perbaikan pendidikan.
“Sebab, pertanyaan pentingnya bukan hanya berapa nilai yang diperoleh peserta didik? Tetapi juga apa yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik berdasarkan informasi yang kita peroleh?” ungkapnya.
Melalui penjaminan mutu tersebut, Disdik Jabar berharap kualitas soal TKA jenjang SD dan SMP semakin baik, relevan, kontekstual, serta mampu memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kompetensi peserta didik sebagai dasar peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan di Jawa Barat. (*)
