LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Belum lama ini di media sosial X ramai diperbincangkan karena muncul imbauan dari Universitas Indonesia (UI) tentang pakaian di acara wisuda 2025. Wisudawan dan wisudawati diimbau memakai pakaian kasual ala acara kelulusan di luar negeri. Bermula dari dialog di video “Official-Teaser Wisuda UI 2025 di kanal YouTube Universitas Indonesia yang diunggah pada 19 Agustus 2025. Dalam video tersebut seorang pemeran wanita berujar tidak akan memakai kebaya. “Nah jadi nanti di hari H tentunya enggak akan pakai kebaya. Aku enggak akan pakai kebaya. Aku akan pakai baju lebih casual dan lebih nyaman,” ucapnya.
“Apalagi harus naik ke tribun ini kan. Enggak mungkin pakai high heels. Jadi aku akan pakai sneakers atau kets,” imbuhnya. Lalu pemeran laki-laki menimpali, “Wah itu kayak ala-ala luar negeri gitu enggak sih?”. Warganet banyak yang menyayangkan karena penggunaan kebaya merupakan upaya melestarikan budaya Indonesia. Imbauan tidak bersifat wajib Menurut Direktur Humas, Media, Pemerintah dan Internasional UI, Arie Afriansyah
imbauan itu tidak bersifat wajib.
“Imbauan ini dibuat untuk kenyamanan para wisudawan/wati untuk bergerak selama prosesi wisuda,” ungkap Arie melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2025). Para mahasiswa-mahasiswi pun masih boleh mengenakan pakaian seperti pada umumnya.
“Jika para wisudawan/wati ingin memakai jas atau kebaya, silahkan saja selama merasa nyaman dan bisa beraktifitas selama proses wisuda,” jelas Arie.
Diketahui, Wisuda UI tahun 2025 akan diselenggarakan tanggal 11 hingga 13 September 2025 di Balairung, UI Depok. Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi.(Red)
