LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – BANPT mencatat baru ada delapan sekolah kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan akreditasi Unggul. Sekolah kedinasan selalu menjadi favorit para siswa kelas 12 untuk melanjutkan karier. Sebab lulusan sekolah kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan punya kesempatan diangkat menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil). Selain itu juga menjadi polisi pangkat Ipda (Inspektur Dua) atau prajurit TNI (Tentara Nasional) berpangkat Letnan Dua (Letda).
Di samping itu, tidak ada biaya kuliah sama sekali alias gratis bagi siswa yang diterima di sekolah kedinasan. Di Indonesia, terdapat 7 kementerian dan badan, serta tiga akademi milik TNI dan satu akademi milik Polri.
Namun yang terakreditasi Unggul, baru beberapa saja. Tentunya data sekolah kedinasan akreditasi Unggul ini bisa menjadi pilihan lulusan SMA/SMK yang tahun 2026 mau mendaftar sekolah kedinasan.
Sementara untuk kampus akreditasi B dan Baik berjumlah 3.749, kampus akreditasi C berjumlah 10, kampus akreditasi Baik Sekali berjumlah 564. Akreditasi Unggul adalah peringkat akreditasi tertinggi yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) kepada perguruan tinggi atau program studi yang telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Jika sudah memiliki akreditasi Unggul, artinya kampus atau program studi memiliki kualitas luar biasa dan melampaui standar minimal. Untuk mendapatkannya, harus memenuhi syarat-syarat khusus terkait praktik baik, inovasi, dan kontribusi pada pendidikan dan masyarakat.
Sementara itu, perguruan tinggi yang telah mendapatkan akreditasi Unggul terdiri dari PTKIN, PTS, sekolah kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan, serta PTN. Berikut ini daftar lengkap kampus mana saja yang telah terakreditasi Unggul.(Red)
