LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti saintek) Stella Christie mengatakan, pemerintah berupaya memberikan yang terbaik pada guru-guru di Sekolah Garuda. Mulai dari gaji, fasilitas perumahan, dan sara pendukung lainnya. Terkait hal itu, saat ini sedang disiapkan instrumen hukum dan kebijakan-kebijakan khusus.
“Mau dibangun gedung semewah apapun, tanpa guru yang mumpuni, sekolah tidak akan berjalan baik,” kata Stella dikutip dari laman resmi Kemendikti Saintek, Rabu (24/5/2025). “Karena itu kami berjuang agar guru mendapatkan yang terbaik, bukan hanya secara simbolis, tapi juga lewat bukti nyata,” lanjut dia
Menurut Wamen Stella, Presiden Prabowo Subianto hanya menargetkan pembangunan 20 Sekolah Garuda Baru hingga tahun 2029 dan lokasi diprioritaskan di luar Pulau Jawa agar akses pendidikan unggulan lebih merata. Selain itu, sebanyak 80 persen siswa-siswi Sekolah Garuda nantinya akan mendapatkan beasiswa penuh.
Sekolah Garuda dirancang untuk bangun SDM unggul Sehingga sekolah ini dirancang benar-benar sebagai wadah untuk membangun sumber daya manusia unggul di bidang sains dan teknologi.
Stella mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda dirancang agar putra-putri terbaik bangsa, tanpa memandang asal daerah, memiliki kesempatan mengenyam pendidikan berkualitas tinggi. Penekanan diberikan bukan hanya pada kualitas akademik, tetapi juga pembinaan karakter, kepemimpinan, serta kesempatan untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik di dunia.
(Red)
