KARAWANG | LINGKARPENDIDIKAN.COM | Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Citarik I tengah menjadi sorotan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menegaskan adanya kemungkinan mutasi terhadap kepala sekolah.
Bidang Pendidikan Dasar Disdikpora Karawang, Yanto, mengakui keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di internal dinas membuat pengawasan tidak bisa dilakukan secara langsung ke setiap sekolah.
“Jika harus memeriksa satu per satu antara fisik dengan laporan pertanggungjawaban Dana BOS atau melakukan audit mendetail, tentu tidak mungkin. SDM kita terbatas,” ujarnya, Senin (29/9/2025).
Ia menjelaskan, pengawasan dana BOS selama ini lebih banyak mengandalkan laporan dari Koordinator Wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Korwilcambidik).
“Pengawasan melekat ada di Korwilcambidik melalui bina pengawasan. Mereka yang mengetahui betul kondisi sekolah di wilayahnya,” katanya.
Menurut Yanto, pemeriksaan yang dilakukan dinas selama ini hanya sebatas administrasi berbasis Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS).
“Kita hanya melakukan monitoring administrasi. Jika sesuai dengan ARKAS, ya dianggap beres. Tapi kalau ternyata kondisi di lapangan berbeda dengan laporan, bisa jadi laporan yang disampaikan kepala sekolah tidak sesuai kenyataan,” tegasnya.
Lebih jauh, Yanto mengingatkan adanya potensi penyimpangan.
“Kalau kondisi di lapangan berbeda dengan laporan, apakah mungkin ada ‘kongkalikong’ antara Korwil dengan kepala sekolah? Itu yang kita tidak tahu,” pungkasnya.
Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Disdikpora Karawang, Wawan Setiawan, memastikan akan melakukan langkah tegas.
“Penggunaan BOS di SDN Citarik I akan kami evaluasi. Semua harus bertanggung jawab untuk satu tahun anggaran. Jangan sampai nanti kepala sekolah baru yang jadi korban,” tegas Wawan.
Ia menambahkan, dinas juga akan mengeluarkan sanksi administratif.
“Kami akan buatkan surat teguran. Setelah evaluasi Dana BOS selesai, kepala sekolahnya akan kami mutasi,” tandasnya. (Hd)
