LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Imbas demo yang berkepanjangan, Universitas Gadjah Mada (UGM) memutuskan untuk melaksanakan pembelajaran atau perkuliahan secara daring mulai 1 September hingga 4 September 2025. Kebijakan ini dituangkan dalam surat resmi UGM bernomor 10394/UN1.P1/DIR-PP/KP.02.02/2025 yang ditandatangani Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof Wening Udasmoro, pada 31 Agustus 2025.
Hingga saat ini, demo dibeberapa kota juga masih berlangsung. Di Yogyakarta sendiri demo berlangsung pada 29 Agustus lalu.
2 poin keputusan UGM buat kuliah online
Ada dua poin yang tertulis dalam surat keterangan tersebut: 1.Pembelajaran tetap berjalan sebagaimana mestinya namun mulai tanggal 1 September sampai 4 September 2025, seluruh mahasiswa melaksanakan pembelajaran dari rumah secara daring
2. Mahasiswa diharapkan untuk senantiasa menjaga diri kesehatan dan keselamatan serta memperhatikan perkembangan situasi di lingkungan masing-masing.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, mengatakan keputusan ini diambil setelah kampus mencermati perkembangan situasi sosial dan politik di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, termasuk rangkaian unjuk rasa di Yogyakarta dan berbagai daerah.
“Dalam rangka merespon situasi tersebut dan demi menjaga keselamatan sivitas dan masyarakat, UGM mengambil kebijakan,” ujar Andi Arsana dalam keterangan tertulis, yang dikutip dari Kompas, Minggu (31/8/2025).
(Red)
