LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Profesi guru bisa dilakoni tidak terbatas di negara sendiri. Guru dapat berkarier di luar negeri, salah satunya Jepang. Termasuk bagi guru asal Indonesia. Naara alias Nahla jadi bukti nyata bahwa guru Indonesia bisa bersaing di Negeri Sakura. Sudah dua tahun belakangan ia mengajar bahasa Inggris di sekolah negeri di kota Shizuoka sebagai Assistant Language Teacher (ALT). Tugas Nahla membantu guru utama mengajar bahasa Inggris, terutama pada bagian pronunciation dan English activities s
Negeri Sakura beri gaji tinggi untuk guru Di Jepang, profesi guru menempati posisi yang sangat dihargai, baik dari sisi tanggung jawab maupun kesejahteraan.
Nahla mengatakan, Negeri Sakura dikenal memberi gaji besar bagi para pendidik, bahkan mencapai puluhan juta rupiah per bulan, baik di sekolah negeri maupun swasta. “Meskipun beban kerja sangat berat dan banyak, guru dibayar layak, bukan diminta mengikhlaskan,” tulis Nahla.
Dilansir dari Japan Today, gaji rata-rata guru di Jepang mencapai 290.000 Yen atau sekitar Rp 31 juta per bulan, dan bagi mereka yang bekerja langsung di sekolah negeri, angka tersebut bisa lebih tinggi. Pendapatan ini setara bahkan kadang melebihi gaji pegawai kantoran Jepang pada umumnya, memungkinkan guru memenuhi kebutuhan primer hingga tersier tanpa kesulitan. Pemerintah Jepang juga terus memperbaiki sistem kesejahteraan guru.
Berdasarkan laporan Japan Times, tunjangan untuk guru sekolah umum naik signifikan, dari 4 persen menjadi 10 persen dari gaji pokok, seiring dengan upaya memperbaiki beban kerja dan jam mengajar yang panjang. Kebijakan ini menjadi bukti bahwa Jepang tidak hanya menuntut profesionalisme guru, tetapi juga memastikan kesejahteraan mereka sepadan dengan dedikasi yang diberikan untuk pendidikan generasi muda.
4 cara bisa jadi guru di jepang Dahulu Nahla mendaftar langsung ke pemerintah kota setempat dan kebetulan hanya ada satu posisi pekerjaan. Kini Nahla membagikan empat tips agar lolos seleksi menjadi guru bahasa Inggris di Jepang. Pertama, harus memiliki gelar minimal S1 jurusan apapun.
“Aku personally lulusan S2 tapi jurusanku juga bukan pendidikan. Jadi, buat kamu yang bukan dari jurusan pendidikan enggak usah khawatir, coba aja untuk apply,” ucap Nahla di video akun Instagram @naaradiaries.Kedua, kata Nahla, sangat penting untuk memiliki pengalaman mengajar.
(Red)
