LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur memberikan pernyataan sikap terkait kondisi bangsa negara saat ini. UPN Veteran Jawa Timur turut berdukacita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan bersimpati kepada seluruh pihak yang terdampak. Pihak UPN Veteran Jatim juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus doa bagi para korban yang terluka agar segera pulih.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus doa bagi para korban yang terluka agar segera pulih,” bunyi pernyataan di situs resmi UPN Veteran Jawa Timur, Selasa (9/9/2025)
6 poin pernyataan sikap UPN Veteran Jatim Sebagai Kampus Bela Negara, UPN Veteran Jawa Timur merasa terpanggil untuk menyuarakan sikap
Terdapat enam poin pernyataan Berikut 6 poin pernyataan sikap UPN Veteran Jawa Timur terkait kondisi di Indonesia belakangan ini:
1. Mendorong negara untuk senantiasa hadir dan menjamin keamanan, ketertiban, serta keselamatan seluruh warga negara, agar tercipta kondisi yang aman, nyaman serta suasana kondusif di masyarakat.
2. Mendorong pemerintah untuk secara konsisten mengevaluasi dan memperbaiki kinerja secara menyeluruh, khususnya dalam penegakan dan kepastian hukum demi mewujudkan sistem pemerintahan yang berintegritas, berempati, dan senantiasa mengedepankan etika komunikasi yang baik dalam melayani masyarakat serta selalu berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.
3. Mendorong pihak berwenang selalu mendengar aspirasi masyarakat dan senantiasa bekerja dengan menjunjung tinggi integritas, objektivitas dan keadilan tanpa diskriminasi. Sehingga setiap tindakan benar-benar berpihak pada kepentingan bangsa dan negara.
4. Mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ruang demokrasi dengan menyuarakan kebenaran dan kebebasan berpendapat secara bijak. Serta menjaga kondusivitas, keamanan, ketertiban serta menghentikan segala bentuk tindakan anarkis, termasuk perusakan fasilitas publik yang merupakan aset bersama.
5. Mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan alumni untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap kondisi bangsa dan negara dengan cara-cara yang konstruktif, santun dan bijaksana, serta senantiasa berhati-hati dan bertanggungjawab dalam setiap tindakan.
6. Yang terakhir, marilah bersama-sama menjaga diri, menjaga keluarga, menjaga sesama, dan menjaga Indonesia untuk tetap tegak berdiri dalam bingkai NKRI yang Gemah Ripah loh Jinawe, adil dan makmur.
(Red)
