LINGKARPENDIDIKAN.COM – KOMPAS.com – Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) mengumumkan jadwal terbaru pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Jadwal terbaru ini merupakan perubahan dari penyusunan jadwal SKD untuk hari Jumat (22/8/2025) mendatang melalui Pengumuman Direktur selaku Ketua Panitia Pusat Nomor PENG-31/PKN/2025 tentang Jadwal dan Lokasi Seleksi Kompetensi Dasar pada Seleksi.
Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Keuangan Negara STAN Tahun 2025. “Sehubungan adanya penyesuaian jadwal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk hari Jumat sebagaimana jadwal dari Badan Kepegawaian Negara, dipandang perlu untuk menerbitkan perubahan pengumuman,” demikian yang tertulis di pengumuman di laman resmi PKN STAN, Rabu (20/8/2025).
Sesi 1
1. 06.30 – 08.00 WIB: Registrasi dan pemberian PIN peserta, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu steril, perpindahan peserta dari ruang steril ke ruang ujian.
2. 08.00 – 09.40 WIB: Pelaksanaan ujian SKD
Sesi 2
1. 13.00 – 14.30 WIB: Registrasi dan pemberian PIN peserta, penitipan barang, body checking, peserta masuk ruang tunggu steril, perpindahan peserta dari ruang steril ke ruang ujian.
2. 14.30 – 16.10 WIB: Pelaksanaan ujian SKD
Ujian SKD dilaksanakan dalam beberapa sesi mulai tanggal 12 Agustus – 27 Agustus 2025, tersebar di berbagai titik lokasi strategis di Indonesia.
PKN STAN tidak memberikan toleransi bagi peserta yang terlambat atau tidak memenuhi syarat administratif, karena sistem seleksi ini dijalankan secara ketat dan terintegrasi dengan sistem nasional milik BKN.
Setiap peserta wajib hadir sesuai jadwal dan lokasi SKD yang telah ditentukan dalam lampiran pengumuman resmi.
Peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif dan teknis yang telah ditentukan saat mengikut SKD PKN STAN 2025, antara lain:
1. Membawa Kartu Tanda Peserta Ujian dan KTP asli atau identitas resmi lainnya.
2. Mengenakan pakaian rapi dan sopan (bukan kaos, jeans, atau sandal).
3. Hadir minimal 60 menit sebelum sesi ujian dimulai.
4. Tidak diperkenankan membawa alat komunikasi, kalkulator, atau catatan ke dalam ruang ujian.
Jika peserta menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pengganti KTP elektronik, peserta wajib menunjukkan tampilan data diri dalam aplikasi IKD di depan verifikator dan peserta wajib mencetak Biodata IKD tersebut. Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via(Red)
